Ungkap Kasus Polres Probolinggo Selama Januari 2020

AKBP Eddwi Kurniyanto

Kapolres Probolonggo AKBP Eddwi Kurniyanto, S.H., S.I.K melaksanakan tugas dan fungsinya dalam menumpas kriminal tak lepas dari kerjasama semua pihak. Sinergitas yang dibangun antara kepolisian dan masyarakat sebagai wujud terciptanya suasana kondusif dan aman.

Tidak mungkin suatu kejahatan bisa diatasi oleh satu orang saja. Oleh karenanya, Kapolres Probolinggo AKBP Eddwi Kurniyanto membutuhkan kerjasama yang baik antara anggotanya, masyarakat dan semua usur yang terkait.

Sejauh Januari 2020, banyak kasus kriminal yang terjadi di Probolinggo. Tercatat  ada beberapa ungkap kasus yang berhasil diraih AKBP Eddwi Kurniyanto selama bulan tersebut. Dianataranya:

  • 4 Januari 2020, penangkapan seorang pengedar sabu kelas kakap
  • 11 Januari 2020, kasus curanmor di 10 TKP dengan satu orang tersangka.
  • 14 Januari 2020, penangkapan pelaku curamor dengan satu orang tersangka.
  • 16 Januari 2020, kasus persetubuhan dengan pacar di bawah umur dengan satu orang tersangka.
  • 17 Januari 2020, penangkapan satu orang tersangka denan kasus pencabulan.
  • 17 Januari 2020, kasus prostitusi dan berhasil mengamankan sembilan PSK dan dua laki-laki hudung belang.
  • 23 Januari 2020, kasus perjudian online dengan dua tersangka.
  • 24 Januari 2020, kasus penipuan tes CPNS dengan satu orang tersangka.
  • 25 Januari 2020, kasus penganiyaan dengan satu orang tersangka.
  • 29 Januari 2020, kasus perjudian, penipuan dan curat dengan 7 tersangka perjudian, 2 tersangka curat dan 1 terangka penipuan.

Sebuah pencapaian luar biasa di bulan pertama tahun 2020. Akan semakin banyak tugas yang menunggu di bulan-bulan berikutnya. Ini suatu tantangan bagi Kapolres Probolinggo untuk terus meningkatkan kwalitas. Tidak hanya Kapolres, tapi juga untuk seluruh anggotanya yang bertugas.

Sebagai pengemban tugas mengayomi masyarakat dan memberikan rasa nyaman. Polri harus menjalankan tugasnya dengan sepenuh hati. Karena pekerjaan yang dilakukan dengan sepenuh hati dan ikhlas akan berbeda dengan yang dilakukan dengan asal atau hanya sekedar formalitas.

Ada Tiga nilai yang harus tertanam dalam diri seorang Polri. yaitu profesional, modern dalam meningkatkan kwalitas, dan terpercaya. Ketiganya harus berjalan dengan imbang demi terciptanya pengabdian yang maksimal sekaligus bekal untuk dalam sebuah pencapaian.

Tinggalkan Balasan