AKBP. Wahyu S. Bintoro Tebar Hadiah One Day One Juz

Kapolres Gresik, AKBP Wahyu S. Bintoro, mempunyai gagasan yang cemerlang untuk anggotanya. Khususnya di bulan Ramadhan 2019 ini. Kapolres Gresik akan berikan hadiah kupon belanja, sebagai motivasi di bulan suci, bagi anggotanya yang bisa menyelesaikan bacaan al-Qur’an dalam satu hari satu juz atau yang juga dikenal dengan program One Day One Juz (ODOJ).

Dalam bulan Ramadhan, Nabi Muhammadshallallahu alaihi wasallam, telah mencontohkan kepada umatnya apa saja amalan sunah yang dapat dilakukan pada bulan suci Ramadhan. Salah satunya adalah membaca al-Qur’an.

Di dalam Hadits danal-Qur’an, mengatakan bahwa siapa saja yang membaca satu huruf al-Qur’an maka baginya satu kebaikan dengan bacaan tersebut, satu kebaikan dilipatkan menjadi 10 kebaikan. Kegiatan utama yang dilakukan selain berpuasa adalah membaca al-Qur’an. Kemudian membaca dengan tajwid yang baik dan men-tadabburiatau memahami kandungan al-Qur’an, dan akan lebih bagus lagi mengamalkan isinya. Dengan melakukan hal ini maka bagi yang melaksanakannya akan menjadi insan yang berkah. Apalagi yang berniat membuat target untuk menghatamkan al-Qur’an dan itu sesungguhnya amalan yang sungguh besar pahalanya.

Seakan tahu akan pahala yang besar membaca al-Qur’an saat di bulan Ramadhan, di Masjid Asy Syafaa, Komplek Polres Gresik usai sholatdzuhur,  ramai terdengar polisi-polisiyang berdinas di Polres Gresik mengaji bersama dengan aura yang mendamaikan.

Alunan surah al-Qur’anterdengar dari dalam masjid yang berlokasi di Jalan Aiptu KS Tubun. Memasuki masjid yang sejuk, terlihat beberapa polisi berseragam dinas mengenakan peci membaca al-Qur’ansilih berganti. Saat lantunan surah al-Baqarah, yakni surah ke satu dari al-Qur’an, terdengar juga diantara suara itu dari AKBP Wahyu S. Bintoro yang sedang khusyuk mengaji.

Dengan al-Qur’an di atas meja kecil, sejumlah polisi ikut mengaji bersama membentuk mimbar di dalam masjid. Kegiatan ini merupakan aktivitas rutin yang digalakkan jajaran Polres Gresik. Selama ramadan, kapolres mengajak anggotanya menuntaskan program mengaji One Day One Juz (ODOJ).

Menurut AKBP Wahyu S. Bintoro, program ODOJ ini bertujuan untuk meningkatkan iman dan ketaqwaan anggota Polres Gresik. Kegiatan suci tersebut sekaligus untuk meraih keberkahan di bulan suci ramadhan. Pihaknya juga memberikan semangat, berupa tantangan kepada anggota untuk melaksanakan One Day One Juz di ruang kerja kapolres. Jika  berhasil, Wahyu S. Bintoro akan berikan hadiah kupon belanja kepada anggotanya.

AKBP Wahyu S. Bintoro, mantan Kapolres Bojonegoro ini,  menjelaskan program ODOJ ini sekaligus untuk memakmurkan masjid. Memakmurkan masjid dalam arti yang lebih luas adalah menetapinya untuk melaksanakan ibadah di dalamnya dalam rangka mencari keridhaan-Nya, misalnya sholat, berdzikir dan juga termasuk membaca al-Qur’an. Makna memakmurkan masjid juga mempunyai arti membangun masjid, menjaga dan memeliharanya. Seperti apa yang dilakukan polisi Gresik, juga termasuk di dalam kategori memakmurkan masjid.

Meski tiap hari polisi Gresik disibukkan melaksanakan tugas rutin, namunAKBP Wahyu S. Bintoro menegaskan kepada anggotanya jangan sampai meninggalkan kewajiban sebagai seorang muslim. Ditambah lagi di bulan suci ramadhan.

Setiap hari usai melaksanakan sholat dzuhur berjamaah di Masjid Asy Syafaah, dilanjutkan dengan tadarus.AKBP Wahyu S. Bintoro berharap dengan kegiatan tadarus membuat persaudaraan antar anggota polisi Gresik semakin rukun. Sebab menurutnya, dengan mengikuti kegiatan tadarus al-Qur’an maka akan menyambung silaturahmi dengan sesama anggota lainnya, yang mungkin saja sempat terputus karena sibuk dengan aktivitas sehari-hari yang sangat padat.

AKBP Wahyu, yang juga alumni Akpol 1998, berharap dengan kegiatan rutin tersebut bisa menyelesaikan bacaan satu juz perhari, sehingga selama satu bulan bisa menuntaskan 30 juz atau khatam.

Program ini disambut baik oleh jajarannya. Menurut Ipda Sulaiman, Kanit II Intelkam Polres Gresik, membaca al-Qur’an di dalam masjid memberikan nilai religi yang kuat di kalangan polisi.

Ipda Sulaiman atau yang sering dipanggil ustad ini, mengatakan bahwa dirinya selalu  mengajak anggota polisi untuk bergegas ke masjid saat terdengar adzan sholat. Setelah sholat lalu dilanjutkan dengan mengaji bersama. Ipda Sulaiman merasakan ada kedamaian dalam dirinya usai mengaji, meski anggota-anggota yang lain disibukkan dengan rutinitas sebagai polisi. Berkenaan dengan program dari AKBP Wahyu, teringat oleh nukilan dari perkataan orang sholeh yang mengatakan, barang siapa yang sukses dan selamat dalam menjalani hari Jumat maka akan sukses pula seluruh hari dalam satu pekannya. Barang siapa yang sukses dan selamat menjalani Ramadhan, sukses pula sepanjang tahunnya. Barang siapa yang sukses dan selamat dalam menunaikan haji, sukses pula seluruh usia. Hari Jumat merupakan timbangan satu pekan, Ramadhan adalah timbangan satu tahun, dan haji adalah timbangan sepanjang usia. Semoga Allah berkenan menghadiahkan hidayah taufik.



Saad Pamungkas
Penulis yang berkelahiran Jember ini pernah mengenyam bangku kuliah di Kolej Dar Al Hikmah, Malaysia, dengan jurusan Ushuluddin. Beberapa karyanya sudah terbit di penerbit mayor, dan karyanya ada yang sudah di endorsment penulis kondang Ahmad Tohari (Penulis Ronggeng Dukuh Paruk). 

3107total visits,5visits today

Tinggalkan Balasan